Rabu, 12 Januari 2022
Jerambah Kenangan Kampung Ulu
WarKop Bang Bujang, Warung Kopi Semua Kalangan
Senin, 10 Januari 2022
RADJI Beach Pantai Sejarah Bangka Barat Yang Mendunia & Terlupakan
Ditulis Oleh: BAMBANG PRAYUDI Dari Berbagai Sumber
DiBalik Keindahan Pemandangan Pantai dan Laut Radji Tersimpan Sejarah yang sudah Mendunia di Masa Perang Dunia ke II, Bahkan Dr.Ian W. Shaw Penulis Buku asal Australia telah Menulis Buku “The Story of the Australian Nurses after the Fall of Singapore on Radji Beach” (On Radji Beach).
Pantai Radji di Muntok Bangka Barat Memang Tidak Setenar Pantai Kuta, Tetapi ada Potongan Sejarah yang Membuat Pantai Radji ini Menjadi Terkenal di Dunia karena Merupakan Bagian dari Sejarah Perang Dunia II yang di Dalamnya ada Drama yang Sangat Mengharukan.
Bagian Penggalan sejarah Tersebut adalah Sejarah Australia yang berkaitan dengan Indonesia. Ketika itu Tanggal 12 February 1942, Singapura Berubah Menjadi Ladang Pembantaian Sehari Setelah Jatuh ke Tangan Pasukan Jepang. Di Tengah Lautan Api di Singapura, Ratusan Orang Berjejal dan Berebut Menaiki Kapal dan Perahu untuk Meninggalkan Singapura. Diantara Kerumunan tersebut Terdapat 65 Perawat Australia yang Meninggalkan Singapura dengan Menggunakan Kapal SS Vyner Brooke.
Perjalanan ini Segera Berubah Menjadi Perjalanan yang Sangat Menakutkan. Di Perairan Pulau Bangka (Laut Radji) Pasukan Jepang melakukan Pemboman Kapal tersebut dan Berhasil Menenggelamkan Kapal tersebut. Penumpang Kapal yang Berhasil Selamat dan Mendarat di Pantai Radji. Diantara Penumpang Kapal yang Selamat terdapat 22 Perawat Australia yang Terdampar di Pantai Radji dan Memilih untuk Menyerah Kepada Pasukan Jepang dibanding dengan Kelaparan dan Kematian.
Di lain Pihak Patroli Pasukan Jepang ini Tidak Menerima Penyerahan Diri Para Perawat. Selanjutnya Penumpang Kapal yang Selamat dibagi ke Dalam 3 Kelompok dan dieksekusi. Kelompok Ketiga dimana Perawat Australia Termasuk di Dalamnya disuruh Berlari ke Arah Pantai Sambal dihujani Peluru oleh Tentara Jepang.
Secara Ajaib Terdapat Satu Perawat dan Satu Penumpang Lainnya Pat Kingley Selamat. Perawat yang Selamat Adalah Vivian Bullwinkel yang Dengan Sisa Sisa Semangatnya Masih Dapat Bertahan dan Berlari Masuk ke Dalam Hutan Selama 13 Hari dengan Luka Luka Tembak Pada Tubuhnya Sebelum Menyerahkan Diri Kepada Pasukan Jepang Lainnya di Pusat Penampungan. Vivian Berhasil Bergabung dengan Perawat Lainnya yang Berhasil Selamat dari Kelompok Lainnya di Tempat Penampungan di Muntok atas Bantuan Penduduk Setempat.
Pendaratan di Pantai Radji itu Terjadi Pada Tanggal 16 February 1942. Dalam Pelariannya Vivian Bullwinkel dan Salah Satu Penumpang Kapal yang Selamat dari Penembakan Pasukan Jepang itu Ternyata diselamatkan dan dibantu oleh Para Wanita Penduduk Kampung Setempat untuk Menembus Hutan. Penduduk Setempat Memberikan Air dan Makanan serta Membawa Mereka ke Muntok untuk Selanjutnya Menyerahkan Diri Kepada Pasukan Jepang.
Di Tempat Penampungan, Selanjutnya Para Tawanan Mengalami Situasi yang Sangat Menyedihkan yang didominasi oleh Kelaparan dan Penyakit Selama Lebih dari 3,5 tahun. 24 diantara Perawat Tersebut Berhasil Pulang Kembali ke Australia Setelah Berakhirnya Perang Dunia II.
Dari Sejarah Pantai Radji Tersebut Tentunya Menambah Catatan Sejarah yang Menunjukkan Bahwa People to People Link Antara Indonesia dan Australia Audah Terjadi Sebelum Kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditunjukkan Sengan Peran Penduduk Lokal yang Secara Tulus Membantu Perawat Vivian Bullwinkel Sehingga Akhirnya Selamat.
Dilatarbelakangi Kisah Menyedihkan itu, Keluarga dan Anak Cucu 22 Perawat Australia yang Tewas Pada Tragedi itu Datang ke Pulau Bangka Menelusuri Jejak Sejarahnya. Tidak Hanya Pantai Radji, Jejak Sejarah Perang Dunia ke – II yang Melibatkan Warga Australia Juga Tercecer di Beberapa Tempat di Kota Muntok, diantaranya Pantai Tanjung Kalian, Pelabuhan Lama Muntok dan Kampung Keranggan Atas.
Melihat Latar Belakang Sejarahnya, Pantai Radji Menyimpan Potensi yang Besar untuk Mendatangkan Wisatawan Mancanegara.
Menurut Sekretaris 1 Bidang Politik Kedutaan Besar Australia, Matthew Barclay dalam Kunjungannya ke Muntok tanggal 16 Februari 2018 Silam, Warga Australia Telah Melakukan Ritual Peringatan Tragedi Perang Dunia ke – II di kota Muntok Sejak Tahun 90-an.
Dia Menegaskan, Hal itu ditandai Dengan Sebuah Monumen di Pantai Tanjung Kalian yang diresmikan Tahun 1993.
Meski Demikian, Jumlah Warga Australia yang Berkunjung ke Bangka Barat Sejak Tahun 2017 Hingga 2019 Tidak Menunjukkan Angka yang Fantastis. Jumlahnya Hanya Berkisar Pada Angka Puluhan Saja.
Padahal Bila Mata Pemerintah Daerah Terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat Jeli, Potensi yang dimiliki Pantai Radji Bisa dioptimalkan Agar Angka Wisatawan Mancanegara yang Berkunjung ke kota Muntok Dapat Terus Meningkat.
Seperti tahun 2020 yang Lalu, Tepatnya Tanggal 14 Februari, Bukan Hanya Warga Australia Saja yang Berkunjung, Tapi Beberapa Negara Lain Seperti Selandia Baru, Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Kanada Juga Hadir Dalam Peringatan Tragedi Perang Dunia ke – II di kota Muntok, Termasuk Salah Satu Pemeran Tragedi Pantai Radji, Jepang Juga akan Hadir. Kesempatan Pantai Radji untuk Lebih ” Mendunia ” Terbuka Lebar.
Mirisnya, Meskipun Tiap Tahun Menjadi Perhatian Dunia, Pantai Radji Masih Terbengkalai. Akses Jalan Menuju kesana Masih ” Buruk Rupa ” Sehingga Sulit untuk dilalui. Pantai Radji Seolah ” Mutiara Hilang ” yang terlupakan begitu saja.
Pemda Bangka Barat, Terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Hanya Menjual produk yang itu itu Saja Tanpa Berani Berinovasi dan Membaca Potensi Lain yang Bisa Mendukung Citra Kota Sejarah yang disematkan Kepada Kota Muntok Tercinta ini. Peran Kepala Daerah Juga Sebenarnya yang diharapkan Dapat Mengangkat Destinasi Wisata Sejarah Pantai Radji Tersebut.
Padahal Potensi itu Ada di Pantai Radji, Sebutir Mutiara yang Menanti untuk digarap Menjadi Sesuatu yang Sangat Berharga, Sebutir Mutiara yang Akan Memalingkan Mata Dunia untuk Melihat Lebih Tajam ke Bumi Sejiran Setason.
sumber.
https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/rrnoor/pantai-radji-di-bangka-yang-mendunia_54f9177aa3331112678b4830
https://kabarbangka.com/potensi-pantai-radji-untuk-mendunia-luput-dari-perhatian-disparbud-babar/
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Bangka_Island_massacre
Selasa, 15 September 2020
PSBB Ketat DKI Jakarta akan Berdampak ke Daerah Pilkada 2020
DKI Jakarta telah Resmi Menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada hari Senin (14/9/20), Penetapan ini dilakukan karena Peningkatan Angka Penyebaran Wabah Virus Corona atau Covid-19 di Ibu Kota.
Dengan telah ditetapkannya PSBB di Jakarta apakah bisa Menjamin Virus Covid-19 tidak akan menyebar ke Daerah Daerah lain di Luar Jakarta? Saya Rasa tidak akan menjamin, karena apakah Petugas dapat selalu memantau Pergerakan Orang Orang di Jakarta yang Kemungkinan bisa saja sebelumnya sudah terpapar tapi Mereka sudah melakukan Perjalanan ke luar daerah sebelum ditetapkannya PSBB seperti ke Bangka Belitung.
Karena akses Bandara dan Pelabuhan di Bangka Belitung selalu Beroperasi, Memang Petugas Sudah menerapkan Protokol Kesehatan dengan Melakukan Rapid Test dan SWAB, tetapi Bisa saja Virus Covid-19 lolos tanpa diketahui lewat siapa orangnya.
Mengapa Saya Memberi Judul PSBB Ketat DKI Jakarta akan Berdampak ke Daerah Pilkada 2020, seperti yang saya jelaskan di atas bahwa Virus Covid-19 bisa saja sudah lolos duluan ke Bangka Belitung seperti beberapa hari ini saya baca di Media cetak maupun online ada warga yang Positif Covid-19.
Dan Saya Pernah memprediksi akan terjadi serangan Gelombang kedua Covid-19, sepertinya hal ini terjadi. Dan seperti serangan Gelombang Pertama Covid-19 bahwa masa Pandemi Covid-19 akan Berlangsung hingga beberapa Bulan ke depan.
Jika ini terjadi beberapa bulan ke depan, artinya akan bertemu dengan Bulan Desember yang akan dilaksanakannya Pesta Demokrasi Pilkada 2020 di Bangka Belitung.
Nah Dampak dari hal tersebut apakah Pihak Penyelenggara sudah Benar Benar Antisipasi agar Pelaksanaan Pilkada menjadi aman dari Virus Covid-19? Saya sudah membaca di beberapa media bahwa Pihak Penyelenggara akan menerapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat, agar Pemilih yang datang ke TPS Aman dan Terhindar dari Terpaparnya Covid-19. Saya menjadi Pesimis karena akan terjadi Gerombolan atau Berkelompoknya Pemilih sehingga membuka Peluang Terpaparnya Virus Covid-19. Karena seperti yang kita ketahui bahwa Corona bisa saja berada di Orang Tanpa Gejala (OTG).
Dan untuk Masyarakat yang Ketakutan dengan Corona bisa saja Mereka tidak akan datang ke TPS untuk memilih, karena mereka Lebih memikirkan kesehatan Mereka daripada Mereka Terpapar Covid-19.
Saya juga Berpikir Pihak Penyelenggara seharusnya sudah mulai dari sekarang untuk mensosialisasikan ke Masyarakat Penerapan Protokol Kesehatan saat datang ke TPS untuk memilih.
Dan Juga Pihak Penyelenggara harus berfikir bahwa akan terjadi Dampak dari ditetapkannya PSBB DKI Jakarta ke Daerah Daerah Pilkada. Tingkat Partisipasi Masyarakat untuk memilih akan mengalami Penurunan Drastis karena dihantui ketakutan Terpaparnya Covid-19.
ditulis oleh. Prayudi Kato
Selasa, 28 Juli 2020
Jutaan HP Android Disusupi Virus Jahat, Delete Aplikasi Ini!
- Auto Picture Cut
- Color Call Flash
- Square Photo Blur
- Square Blur Photo
- Magic Call Flash
- Easy Blur
- Image Blur
- Auto Photo Blur
- Photo Blur
- Photo Blur Master
- Super Call Screen
- Square Blur Master
- Square Blur
- Smart Blur Photo
- Smart Photo Blur
- Super Call Flash
- Smart Call Flash
- Blur Photo Editor
- Blur Image
Minggu, 22 Maret 2020
Informasi Penting Virus Corona COVID-19
Lindungi Diri
Lindungi Sesama
Info Harian
Dilarang Berdekatan dan Dilarang Berkumpul
Bagaimana melakukannya?
LANGKAH PENTING
3 hal yang Anda harus ketahui!
Ketahui Cara Mengurangi Risiko
- Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik dan ingatkan anak untuk mencuci tangan pakai sabun secara benar. (Gunakan cara mudah mengukur durasi 20 detik, semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x)
- Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
- Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
- Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan.
- Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
- Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
Kurangi Kontak Langsung (Social Distancing)
- Hindari pertemuan besar (lebih dari 10 orang)
- Jangan pergi ke sarana kesehatan kecuali diperlukan. Bila Anda memiliki anggota keluarga atau kawan dirawat di rumah sakit, batasi pengunjung – terutama bila mereka anak-anak atau kelompok risiko tinggi (lanjut usia dan orang dengan penyakit yang dapat memperberat, misalnya gangguan jantung, diabetes dan penyakit kronis lainnya)
- Orang berisiko tinggi sebaiknya tetap di rumah dan menghindari pertemuan atau kegiatan lain yang dapat membuatnya terpapar virus, termasuk melakukan perjalanan
- Beri dukungan pada anggota keluarga (yang tidak tinggal di rumah Anda) ataupun tetangga yang terinfeksi tanpa harus bertemu langsung, misalnya melalui telepon ataupun WA.
- Ikuti panduan resmi di wilayah Anda yang bisa saja merubah rutinitas termasuk kegiatan sekolah atau pekerjaan
- Ikuti perkembangan informasi karena situasi dapat berubah dengan cepat sesuai perkembangan penyakit dan penyebarannya.
- Ingat bahwa bila setiap orang melakukan apa yang harus dilakukan, kita semua dapat melalui ini semua dan kembali ke kehidupan normal.
- Jika Anda mengalami gejala-gejala infeksi virus corona (COVID-19) buka tautan ini ke Sakit? Ambil tindakan.
Ketahui Informasi yang Benar
Virus Corona Untuk Orang-orang Berisiko
- Jaga jarak (1 meter atau lebih) dengan orang lain
- Saat berada di tempat umum, jauhi orang yang sakit, batasi kontak dekat dan sering cuci tangan
- Sebisa mungkin, jauhi keramaian
- Pastikan obat yang harus diminum selalu tersedia
- Hindari bersentuhan, jangan bersalaman atau bercium pipi
- Bila merasakan gejala– demam, batuk kering, rasa lelah – segera kontak hotline, puskesmas atau rumah sakit rujukan terdekat
- Selalu ikuti informasi terbaru dan jangan percaya hoax
Virus Corona Untuk Orang Tua
- Jelaskan hal terpenting yang kita perlu lakukan adalah cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik (Gunakan gara mudah mengukur durasi 20 detik semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x)
- Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
- Bila anak masih kecil, bantu dia mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang benar
- Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
- Tutup mulut dan hidung dengan siku dilipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan
- Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
- Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
- Hindari bersalaman dan sebagai pengganti, lambaikan tangan, salam siku atau beri senyum.
- Sampaikan pada anak: tidak semua yang dari media sosial itu benar, karena itu jangan langsung dipercaya. Arahkan mereka untuk mendiskusikan dengan orang tua atau guru.
Informasi Virus Corona Untuk Ibu Hamil
- Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik.
- Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol), bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
- Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah setelah digunakan. Sesudahnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan
- Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
- Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung dan mata adalah pintu masuk virus
- Hindari bersalaman dan sebagai pengganti, lambaikan tangan, salam siku atau beri senyum.
- Wanita hamil harus terus makan makanan bergizi, cukup minum dan mengunjungi bidan secara teratur.
Informasi Virus Corona Untuk Guru dan Siswa
- Jelaskan hal terpenting yang kita perlu lakukan adalah cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik
- Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
- Bila siswa masih terlalu kecil, bantu dia mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang benar
- Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia. Sekolah perlu menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan yang memadai.
- Tutup mulut dan hidung dengan siku dilipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah yang tertutup setelah digunakan (sekolah perlu menyediakan tempat sampah). Ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan
- Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
- Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
- Hindari bersalaman. Sebagai gantinya, lambaikan tangan, atau modifikasi salam lainnya, misalnya salam siku atau beri senyum.
- Bila guru atau siswa sakit, istirahatlah di rumah. Bacalah bagian bagaimana jika sakit? Guru dan orang tua harus ambil tindakan. (link)
- Sampaikan pada anak bahwa tidak semua yang dari media sosial itu benar, karena itu jangan langsung dipercaya.
- Ajak siswa membuat poster, menulis puisi atau esai tentang cara melindungi diri dan orang lain. Kenalkan virus corona dan COVID-19 di kelas science. Praktikkan cara menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dan cara bersalaman gaya baru yang aman. Ajarkan cara membuat cairan pembersih tangan (link).
- Siapkan sejumlah PR yang diberikan pada siswa yang harus istirahat di rumah.
- Membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin (minimal 1 kali sehari) dengan desinfektan, khususnya gagang pintu, saklar lampu, komputer, meja, keyboard dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.
- Tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi siswa yang tidak masuk karena sakit, serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis kehadiran (jika ada).
Informasi Virus Corona Untuk Tokoh Agama dan Masyarakat
- Sampaikan pesan-pesan kesehatan kunci dan pasang poster-poster (tersedia di ini – link).
- Ketahui fakta-fakta dan berbagilah pada sesama untuk membantu mengurangi ketakutan dan kecemasan.
- Bantu masyarakat untuk menghindari hoax dan informasi yang salah.
- Bantu hilangkan stigma pada kelompok orang yang dipersepsikan sebagai pembawa virus.
- Bantu agar setiap keluarga dapat memiliki sarana dan mau mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
- Bantu agar warga tahu apa yang harus dilakukan bila mengalami gejala.
- Identifikasi kelompok warga yang berisiko tinggi: kelompok lansia (lanjut usia) dan mereka dengan penyakit menahun (kronis) seperti diabetes, penyakit jantung, paru-paru dan informasikan cara mengurangi risiko tertular virus corona.
Informasi Virus Corona Untuk Media
- Mereka dari negeri berisiko tinggi (China, Italia, Korea Selatan dan Iran)
- Orang-orang yang kerap melakukan perjalanan
- Tenaga kesehatan yang menangani kedaruratan dan perawatan
Informasi Virus Corona Untuk Tenaga Kesehatan
- Berada dalam jarak 2 meter dari pasien dengan COVID-19 dalam waktu yang lama
- Kontak langsung dengan sekresi pasien dengan COVID-19 yang dapat menginfeksi termasuk sputum, serum, darah, dan droplet dari jalur pernapasan
Informasi Virus Corona Untuk Pengusaha dan Bisnis
- Sampaikan pada karyawan sakit agar istirahat di rumah meski hanya demam ringan batuk atau pilek
- Bila memungkinkan, atur agar karyawan bekerja dari rumah
- Hindari pertemuan besar. Sebagai pengganti bisa lakukan conference calls
- Pastikan karyawan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir dengan benar, jangan bersalaman dan mengikuti etika saat batuk atau bersin (tutup dengan siku dilipat atau tisu yang langsung dibuang)
- Siapkan dispenser cairan pembersih tangan di tempat-tempat penting seperti dekat pintu masuk/keluar, saklar lampu, tempat makan, kasir, toilet dll.
- Pastikan sabun dan air mengalir tersedia di toilet.
- Identifikasi orang-orang berisiko (link) dan bersama mereka, diskusikan opsi-opsi bekerja (kerja rumah dll.)
- Buat kebijakan yang lebih fleksibel yang memungkinkan karyawan bekerja dari rumah karena merawat anggota keluarga yang sakit
- Hindari perjalanan bisnis dan bila harus, tetap waspada selama perjalanan (lihat melakukan perjalanan)
- Pasang poster-poster (link) pencegahan COVID-19 di tempat kerja.
- Secara teratur bersihkan permukaan benda-benda yang sering disentuh karyawan dengan cairan disinfektan, semisal komputer, meja-meja, dan gagang pintu.
Informasi Virus Corona Untuk Melakukan Perjalanan
- Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir selama 20 detik atau bila sabun dan air tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan (alkohol 60%)
- Kebanyakan armada penerbangan melakukan tindakan pembersihan dengan disinfektan, namun Anda pun dapat memastikan kebersihan meja dan sandaran tangan dengan dengan lap atau tisu disinfektan lalu membuangnya dengan aman.
- Saat melakukan perjalanan ke luar negeri, selalu cek informasi mengenai larangan/ pembatasan perjalanan atau regulasi di negeri tujuan dan untuk kembali ke Indonesia.
Ketahui Apa yang Perlu Dilakukan Bila Sakit
- Kelompok lansia (lanjut usia) dan orang dengan masalah kesehatan menahun (kronis) seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit paru berisiko mengalami sakit yang serius.
- Jika Anda merasa tidak sehat, demam, lelah dan batuk kering, istirahatlah yang cukup di rumah dan cukup minum. Bila keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
- Jaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota rumah tangga lainnya
- Pada saat berobat ke fasilitas layanan kesehatan gunakan masker. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup.
- Tenaga kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening suspect. Jika memenuhi kriteria suspek virus corona (COVID-19), Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan yang siap menanganani COVID-19.
- Jika tidak memenuhi kriteria suspek, Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter.
Masker: mitos dan fakta
- Gunakan masker bila batuk atau bersin-bersin
- Masker hanya efektif bila dikombinasikan dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan (min alkohol 60%)
- Bila menggunakan masker, maka gunakan secara benar dan membuangnya secara benar pula.
Memakai masker yang tepat
- Sebelum memasang masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)
- Pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung dan pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker
- Hindari menyentuh masker saat digunakan. Bila tersentuh, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)
- Ganti masker yag basah dengan masker baru dan jangan gunakan kembali masker yang sudah dipakai
- Untuk membuka masker: lepaskan dari belakang. Jangan sentuh bagian depan masker; buang segera di tempat sampah tertutup atau kantong plastik; cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%).
Protokol Isolasi Diri Sendiri Dalam Penanganan Coronavirus Diseases (COVID-19)
Jaga Keluarga Dan Bangsa Indonesia Dengan Mencegah Penularan COVID-19
Surat Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Protokol Penanganan COVID-19 di Wilayah Perbatasan Indonesia
Protokol Penanganan COVID-19 di Area dan Transportasi Publik
Protokol Penanganan COVID-19 di Area Institusi Pendidikan
Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19
Protokol Komunikasi Publik Penanganan COVID 19
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Cuci Tangan Pakai Sabun
Cara Memakai Masker yang Benar
Etika Batuk yang Baik
Tips Mengenali dan Mencegah Corona Virus
Pesan Bagi Petugas Kesehatan tentang Covid 19
Selamatkan Nyawa, Bersihkan Tangan Anda
Tips Tetap Sehat Saat Perjalanan
Tips Tetap Sehat saat Bepergian
Mengatasi Stres Selama Wabah COVID-19
Tips di Tempat Kerja: Check Sebelum Bepergian
Tips Mempersiapkan Tempat Kerja Aman COVID-19
Tips di Tempat Kerja: Mematuhi Larangan Setempat
Bersihkan Semua Permukaan dengan Disinfektan
Tips di Tempat Kerja: Rajin Mencuci Tangan
Tips di Tempat Kerja: Menjaga Kebersihan Pernapasan
Sistem Bekerja dari Jarak Jauh
Penderita Batuk & Demam Harus Beristirahat di Rumah
A3 Poster Know How to Reduce Risk
Lindungi Diri Lindungi Sesama for Facebook
Gas Melon ohh Gas Melon.. Langka di Kota Mentok
Penulis. Bambang Prayudi (Calon Anggota DPRD Bangka Barat, Dapil I kecamatan Mentok) Nomor Urut 8 Dari Partai DEMOKRAT Sudah Beberapa Pekan...
-
Sejarah Maulid Simtudduror Ditulis oleh. BAMBANG PRAYUDI (YUDI KATO) AL-HABIB AL-IMAM AL-ALLAMAH ALI BIN MUHAMMAD BIN HUSIN AL-HABSYI...
-
Penulis. Bambang Prayudi time.01wib Mentari Senja Perlahan Mulai Melangkah Pergi, ya Pergi untuk Memadamkan Cahay...
-
Ditulis Oleh: BAMBANG PRAYUDI Dari Berbagai Sumber RADJI Beach atau Masyarakat Sekitar Lebih Mengenalnya Dengan Nama Pantai Teluk Inggris ...













































