Kamis, 16 Maret 2023

Sadis!! Pembunuhan Anak Bawah Umur di Bangka Barat

       

Sungguh Sadis Dan Keji Apa yang dilakukan oleh Seorang Laki Laki Berumur 17 Tahun (Saya Tidak Menyebutnya Sebagai Anak Laki Laki) karena Bagi Saya Laki Laki Berumur 17 Tahun sudah Tentu Bisa Berpikiran Mana yang Baik dan Buruk.

Dalam Waktu Satu Minggu ini Media Cetak, Online Maupun Medsos di Bangka Barat Maupun Bangka Belitung dipenuhi oleh Pemberitaan Penculikan dan Pembunuhan Bocah Perempuan Umur 8 Tahun. Saya Menilai ini adalah Pembunuhan dengan Cara yang Sadis dan Sangat Keji.

Penculikan dan Pembunuhan Tersebut dilakukan oleh Pelaku Laki Laki 17 Tahun Dengan Cara Mengikat Tangan dan Kaki Tangan Korban. Saat Korban Tidak Berdaya dipukuli Bahkan Sampai Menyayat Tubuh Korban Menggunakan Pisau Cutter.

Beberapa Hari Kemudian Pihak Kepolisian Polres Bangka Barat, Polda Bangka Belitung dan Bareskrim Polri Berhasil Mengungkap dan Menangkap Pelaku di Salah Satu Perumahan Perkebunan Sawit di Bangka Barat.

Saya Secara Pribadi Mengapresiasi Kerja Kepolisian yang Cepat Berhasil Menangkap Pelaku. Bravo Polri

Setelah Membaca Berita dan Mendapatkan Informasi dari Media Saya Mengetahui Ternyata Motif Dari Pembunuhan Tersebut Adalah Pelaku ingin Mendapatkan Uang Senilai 100 juta Dari Keluarga Korban.

Sekarang Pelaku Sudah ditahan di Polres Bangka Barat dan dilakukan Penyidikan Lebih Lanjut untuk Proses Hukum.

Saya Berharap Pelaku Mendapatkan Hukuman yang Setimpal atas Perbuatannya Menghilangkan Nyawa Bocah Perempuan yang Masih Polos dan Tidak Berdosa dengan Cara yang Kejam dan Sadis.

Saya Berpikir Bahwa Pihak Kepolisian juga Harus mengungkap Motif dari Keperluan Uang dari Pelaku sebesar 100 juta Tersebut untuk apa?

Kita Tunggu Bagaimana Keterangan dan Hasil Penyidikan Dari Pihak Kepolisian Selanjutnya.

Untuk Keluarga Korban Semoga Tabah dan ikhlas atas Kejadian yang Terjadi.

Semoga almarhum Hafiza ditempatkan di Surga oleh Allah SWT. Aamiin..


                                                Penulis.

                                                                Bambang Prayudi

*Dari Berbagai Sumber 

Rabu, 12 Januari 2022

Jerambah Kenangan Kampung Ulu

Penulis. Bambang Prayudi (Prayudi Kato)

Suatu Saat Saya Melintasi Jerambah Kampung Ulu Muntok Dengan Mengendarai Sepeda Motor.
       

Saya Kembali Teringat akan Masa yang Telah Lalu atau Masa Saat Saat Saya Masih Bersekolah Dengan Seragam Putih Hijau (Saat itu Saya Sekolah di SD Muhammadiyah Muntok) yang Memang Seragamnya Putih Hijau.

Baiklah Saya akan Sedikit Menjelaskan Kata Jerambah (Disini Saya Memakai Kata Jerambah Bukan Jembatan) Karena Dulu yang Selalu Didengar Adalah Kata Jerambah.
Menurut KBBI Kata Jerambah Mempunyai Arti, je·ram·bah n lantai yang agak tinggi yang bersambung dengan rumah, tetapi tidak beratap (tempat mencuci piring, menjemur pakaian, dan sebagainya);.

Saya Tidak Begitu Memahaminya Arti Jerambah di KBBI Dengan Kata Jerambah Kampung Ulu.
Tetapi Menurut Saya Jerambah Kampung Ulu Adalah Jembatan Kecil Lebar 2 Meter dan Panjang 10 Meter yang Menyambungkan Kedua Sisi Sungai Kampung Ulu (Sungai yang Membelah Membagi Dua Kota Muntok di Bagian Pasar, Sungai Daeng, dan Kampung Baru).
Sungai Kampung Ulu Dulu Airnya Sangat Jernih dan Bersih Bahkan Pasir Dasar Sungai Kelihatan, Ibu Ibu Sekitar Kawasan Kampung Ulu Juga Mencuci Pakaian di Pinggir Sungai.
Bahkan Tidak Jarang Bila Saya dan Teman Teman Pulang Sekolah Kami Menyempatkan Diri Bermain Air Sungai yang Sejuk dan Jernih.

Baiklah Kita Tidak Perlu Dipusingkan Dengan Kata Jerambah, yang Pastinya Jerambah Kampung Ulu Muntok Adalah Jerambah Kenangan Waktu Saya Kecil.
    


Kita Kembali ke Tema Awal Jerambah Kenangan, Saat Saya Sekolah Dasar Dulu Saya Selalu Menyusuri Jerambah Ulu Untuk Pergi Menuju Sekolah SD Muhammadiyah Muntok .
Bahkan di Saat Saya Sudah Berseragam Putih Biru (SMP) Maksudnya, Saya Masih Tetap Melintasi Jerambah Tersebut.
Saya Dulu Sekolah SMP Negeri 1 Muntok.

Mengapa Saya Harus Melintasi Jerambah Kampung Ulu Tersebut, Karena itulah Jalan Pintas yang Harus Saya Lewati untuk Mempersingkat Jarak Tempuh ke Sekolah.

Dari Rumah Tinggal Saya di Kampung Tanjung (Dulu Saya Bersama Keluarga Tinggal di Kampung Tanjung, Kampung Tanjung Dulunya Dinamakan Kampung Jiran Siantan) Saya akan Berjalan Kaki Melewati Kawasan Pasar Terminal Lama Muntok Kemudian Melintas di Halaman Masjid Jamik, Barulah Kemudian Menyusuri Jerambah Kampung Ulu (Kampung Ulu Dulunya Dinamakan Kampung Pemohon). Dari Jerambah Kampung Ulu Saya Melanjutkan Kembali Perjalanan Ke Sekolah Dengan Melewati Jalan Setapak Tanjakan yang Berbatu Batu Menuju Halaman Rumah Panggung Seorang Kakek Tua (Lupa Namanya) dan di Halaman Rumahnya ada Pohon Kedondong yang Berbuah Lebat.

Kemudian Saya Keluar Jalan Aspal yang Dulu Dinamakan Jalan Tebing Pos (Karena Memang Jalan Tersebut Menuju Kantor Pos Muntok).
Melewati Kantor Pos Barulah Saya Akan Tiba di Sekolah SD Muhammadiyah.
Jadi Selama Bertahun Tahun Saya Selalu Melewati Jerambah Kampung Ulu Tersebut.
Itulah Mengapa Saya Memberi Judul Jerambah Kampung Ulu Jerambah Kenangan.
    


Oke, Kita Kembali Lagi ke Jerambah Kampung Ulu.
Jerambah Kampung Ulu Menggunakan Kontruksi Besi Sebagai Rangkanya dan Papan Tebal Sebagai Alasnya 
Kalau Dulu Setiap Sepeda Kayuh atau Sepeda Motor Melewatinya Pasti akan Terdengar Suara Gladak Gluduk dikarenakan Papan Papan Tebal Alasnya Bergoyang dan Saling Bersentuhan Serta Tertekan ke Kerangka Besinya. Dan juga Kemungkinan Paku Pakunya Sudah Kendor Semua.
Tetapi Suara Suara Tersebutlah yang Membuat Warga Kampung Ulu Selalu Siaga di Malam Hari, dikarenakan Suara itu Menandakan Bahwa Ada Orang yang Masuk di Kawasan Mereka.

Saya Sendiri Tidak Tahu Persis Berapa Umur Jerambah Ulu tersebut dan Kapan di Bangun, Karena Saya Tidak Mencari Referensi Ke Siapapun.
Oh ya.. Sedikit Menambahkan, Kalau Dulu Pergi ke Sekolah Dengan Berjalan Kaki Tidak Seperti Sekarang yang Diantar Jemput Dengan Kendaraan.

"Jerambah Kampung Ulu Jerambah Kenangan"

Muntok, 12.01.2022

WarKop Bang Bujang, Warung Kopi Semua Kalangan

Penulis. Bambang Prayudi  (Yudi Kato)

Sambil menikmati cita rasa dan aroma kopi, Saya Terpikir untuk membuat tulisan ini di Blog Saya.
                                  

Kopi Menjadi Minuman Favorit Berbagai Lapisan Masyarakat, Bahkan Mulai Menjadi Gaya Hidup. Kopi Juga Menjadi Lahan Bisnis yang Menjanjikan.

Dulu Warung Kopi Identik Orang Orang Paruh Baya dan Tua, Sekarang Sudah digandrungi Anak Muda Mulai dari Usia Remaja Baik Laki Laki dan Perempuan, Suka Menikmati Kopi.
                              

Di Kota Muntok Bangka Barat Tepatnya di Jalan Raya Tanjung Kalian Warung Kopi Bang Bujang Berdiri Sejak Tahun 2011 Hingga Sekarang.
Bang Bujang Sendiri Sebenarnya Dari Tahun 1987 Sudah Menjadi Peracik Kopi Klasik Kota Muntok, istilah Jaman Now BARISTA.
Tetapi Pada Saat itu Bang Bujang Masih Bekerja di Warung Kopi Orang Lain Selama 3 Tahun. Barulah Kemudian di Tahun 1990 Bang Bujang Membuka Usaha Warung Kopi Sendiri di Kawasan Terminal Bis Lama Kota Muntok, Tepat di Depan Masjid Jamik Muntok.

Di Tahun 2010 Terjadi Pelebaraan Area Terminal Sehingga Membuat Bang Bujang Harus Mengalihkan Usaha Warung Kopinya di Rumah Tinggalnya Sendiri Jalan Raya Tanjung Kalian atau Kampung Baru Muntok.
Rumah Tinggal Tersebut Masih Bergaya Kuno dengan Susunan Papan yang Berdiri Sehingga Gaya Klasik Sangat Menonjol di Rumah tersebut.

Warung Kopi Bang Bujang Terbagi Menjadi Dua Tempat, Satu di Dalam dan Satunya Lagi di Bagian Luar atau Teras.
Meja Meja Bundar dan Kursi Plastik Berada di Bagian Dalam, Sedangkan di Bagian Luar Meja Panjang dan Kursi Panjang yang Terbuat dari Kayu.

Kembali ke Kisah Kopi Lagi.. di Tengah Perkembangan Industri Kopi yang Melesat, Kopi Klasik Bang Bujang Tetap Memiliki Ruang Spesial di Hati Para Penikmat Kopi Sejati. Warung Kopi Bang Bujang Tetap Menyajikan Kopi Klasik Tidak Menyajikan Kopi-Kopi dengan Varian Rasa Kekinian.

Keberadaan Warung kopi Bang Bujang Tidak Sekedar Menjadi Tempat Berkumpul dan Menyeruput Kopi dan Menikmati Kue-Kue Khas Muntok Saja, Tetapi Warung Kopi Bang Bujang Telah Menjadi Tempat yang Strategis Dalam Interaksi Sosial. Dimana ide dan Gagasan Terjalin, Bahkan Setiap Tetesan Kopi Menghantarkan Para Penikmat Kopi Pada Rasa dan Aroma yang Khas. Terkadang ide dan Gagasan Muncul Serta Bertransformasi Menjadi Pikiran-Pikiran Segar, Revolusioner dan Bahkan Melampui Zaman.
                              

Warung Kopi Bang Bujang Telah Menjadi Langganan Semua Kalangan Mulai Dari Pejabat Daerah, Pejabat TNI, Pejabat Polri, Wartawan, Politikus Hingga Pengusaha Bahkan Wiraswasta Kecil Lainnya.
Warung Kopi Bang Bujang Bukan Sekedar Untuk Menikmati Secangkir Kopi, Tetapi Menjadi Tempat Terjadinya Pertukaran Pikiran, Ide dan Gagasan Secara Dinamis-Progresif untuk Mereka.
               

Jika Anda Berkunjung Ke Kota Muntok Bangka Barat Prop. Bangka Belitung Jangan Lupa Mampir dan Menyempatkan Diri Menikmati Kopi Klasik Racikan Bang Bujang.

Muntok, 12.01.2022



Senin, 10 Januari 2022

RADJI Beach Pantai Sejarah Bangka Barat Yang Mendunia & Terlupakan

Ditulis Oleh: BAMBANG PRAYUDI Dari Berbagai Sumber


RADJI Beach atau Masyarakat Sekitar Lebih Mengenalnya Dengan Nama Pantai Teluk Inggris adalah Sebuah Pantai yang Indah Terletak di Ujung Paling Barat Pulau Bangka, Tepat di Kota Muntok ibukota Kabupaten Bangka Barat.

DiBalik Keindahan Pemandangan Pantai dan Laut Radji Tersimpan Sejarah yang sudah Mendunia di Masa Perang Dunia ke II, Bahkan Dr.Ian W. Shaw Penulis Buku asal Australia telah Menulis Buku “The Story of the Australian Nurses after the Fall of Singapore on Radji Beach” (On Radji Beach).

Pantai Radji di Muntok Bangka Barat Memang Tidak Setenar Pantai Kuta, Tetapi ada Potongan Sejarah yang Membuat Pantai Radji ini Menjadi Terkenal di Dunia karena Merupakan Bagian dari Sejarah Perang Dunia II yang di Dalamnya ada Drama yang Sangat Mengharukan. 

Bagian Penggalan sejarah Tersebut adalah Sejarah Australia yang berkaitan dengan Indonesia. Ketika itu Tanggal 12 February 1942, Singapura Berubah Menjadi Ladang Pembantaian Sehari Setelah Jatuh ke Tangan Pasukan Jepang. Di Tengah Lautan Api di Singapura, Ratusan Orang Berjejal dan Berebut Menaiki Kapal dan Perahu untuk Meninggalkan Singapura. Diantara Kerumunan tersebut Terdapat 65 Perawat Australia yang Meninggalkan Singapura dengan Menggunakan Kapal  SS Vyner Brooke.

Perjalanan ini Segera Berubah Menjadi Perjalanan yang Sangat Menakutkan. Di Perairan Pulau Bangka (Laut Radji) Pasukan Jepang melakukan Pemboman Kapal tersebut dan Berhasil Menenggelamkan Kapal tersebut. Penumpang Kapal yang Berhasil Selamat dan Mendarat di Pantai Radji. Diantara Penumpang Kapal yang Selamat terdapat 22 Perawat Australia yang Terdampar di Pantai Radji dan Memilih untuk Menyerah Kepada Pasukan Jepang dibanding dengan Kelaparan dan Kematian.

                                  


Di lain Pihak Patroli Pasukan Jepang ini Tidak Menerima Penyerahan Diri Para Perawat. Selanjutnya Penumpang Kapal yang Selamat dibagi ke Dalam 3 Kelompok dan dieksekusi. Kelompok Ketiga dimana Perawat Australia Termasuk di Dalamnya disuruh Berlari ke Arah Pantai Sambal dihujani Peluru oleh Tentara Jepang.

Secara Ajaib Terdapat Satu Perawat dan Satu Penumpang Lainnya Pat Kingley Selamat. Perawat yang Selamat Adalah Vivian Bullwinkel yang Dengan Sisa Sisa Semangatnya Masih Dapat Bertahan dan Berlari Masuk ke Dalam Hutan Selama 13 Hari dengan Luka Luka Tembak Pada Tubuhnya Sebelum Menyerahkan Diri Kepada Pasukan Jepang Lainnya di Pusat Penampungan. Vivian Berhasil Bergabung dengan Perawat Lainnya yang Berhasil Selamat dari Kelompok Lainnya di Tempat Penampungan di Muntok atas Bantuan Penduduk Setempat.

Pendaratan di Pantai Radji itu Terjadi Pada Tanggal 16 February 1942. Dalam Pelariannya Vivian Bullwinkel dan Salah Satu Penumpang Kapal yang Selamat dari Penembakan Pasukan Jepang itu Ternyata diselamatkan dan dibantu oleh Para Wanita Penduduk Kampung Setempat untuk Menembus Hutan. Penduduk Setempat Memberikan Air dan Makanan serta Membawa Mereka ke Muntok untuk Selanjutnya Menyerahkan Diri Kepada Pasukan Jepang.

Di Tempat Penampungan, Selanjutnya Para Tawanan Mengalami Situasi yang Sangat Menyedihkan yang didominasi oleh Kelaparan dan Penyakit Selama Lebih dari 3,5 tahun. 24 diantara Perawat Tersebut Berhasil Pulang Kembali ke Australia Setelah Berakhirnya Perang Dunia II.

Dari Sejarah Pantai Radji Tersebut Tentunya Menambah Catatan Sejarah yang Menunjukkan Bahwa People to People Link Antara Indonesia dan Australia Audah Terjadi Sebelum Kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditunjukkan Sengan Peran Penduduk Lokal yang Secara Tulus Membantu Perawat Vivian Bullwinkel Sehingga Akhirnya Selamat.

Dilatarbelakangi Kisah Menyedihkan itu, Keluarga dan Anak Cucu 22 Perawat Australia yang Tewas Pada Tragedi itu Datang ke Pulau Bangka Menelusuri Jejak Sejarahnya. Tidak Hanya Pantai Radji, Jejak Sejarah Perang Dunia ke – II yang Melibatkan Warga Australia Juga Tercecer di Beberapa Tempat di Kota Muntok, diantaranya Pantai Tanjung Kalian, Pelabuhan Lama Muntok dan Kampung Keranggan Atas.

Melihat Latar Belakang Sejarahnya, Pantai Radji Menyimpan Potensi yang Besar untuk Mendatangkan Wisatawan Mancanegara.

Menurut Sekretaris 1 Bidang Politik Kedutaan Besar Australia, Matthew Barclay dalam Kunjungannya ke Muntok tanggal 16 Februari 2018 Silam, Warga Australia Telah Melakukan Ritual Peringatan Tragedi Perang Dunia ke – II di kota Muntok Sejak Tahun 90-an.

Dia Menegaskan, Hal itu ditandai Dengan Sebuah Monumen di Pantai Tanjung Kalian yang diresmikan Tahun 1993.

Meski Demikian, Jumlah Warga Australia yang Berkunjung ke Bangka Barat Sejak Tahun 2017 Hingga 2019 Tidak Menunjukkan Angka yang Fantastis. Jumlahnya Hanya Berkisar Pada Angka Puluhan Saja.

Padahal Bila Mata Pemerintah Daerah Terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat Jeli, Potensi yang dimiliki Pantai Radji Bisa dioptimalkan Agar Angka Wisatawan Mancanegara yang Berkunjung ke kota Muntok Dapat Terus Meningkat.

                                


Seperti tahun 2020 yang Lalu, Tepatnya Tanggal 14 Februari, Bukan Hanya Warga Australia Saja yang Berkunjung, Tapi Beberapa Negara Lain Seperti Selandia Baru, Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Kanada Juga Hadir Dalam Peringatan Tragedi Perang Dunia ke – II di kota Muntok, Termasuk Salah Satu Pemeran Tragedi Pantai Radji, Jepang Juga akan Hadir. Kesempatan Pantai Radji untuk Lebih ” Mendunia ” Terbuka Lebar.

Mirisnya, Meskipun Tiap Tahun Menjadi Perhatian Dunia, Pantai Radji Masih Terbengkalai. Akses Jalan Menuju kesana Masih ” Buruk Rupa ” Sehingga Sulit untuk dilalui. Pantai Radji Seolah ” Mutiara Hilang ” yang terlupakan begitu saja.

Pemda Bangka Barat, Terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Hanya Menjual produk yang itu itu Saja Tanpa Berani Berinovasi dan Membaca Potensi Lain yang Bisa Mendukung Citra Kota Sejarah yang disematkan Kepada Kota Muntok Tercinta ini. Peran Kepala Daerah Juga Sebenarnya yang diharapkan Dapat Mengangkat Destinasi Wisata Sejarah Pantai Radji Tersebut.

Padahal Potensi itu Ada di Pantai Radji, Sebutir Mutiara yang Menanti untuk digarap Menjadi Sesuatu yang Sangat Berharga, Sebutir Mutiara yang Akan Memalingkan Mata Dunia untuk Melihat Lebih Tajam ke Bumi Sejiran Setason.


sumber.

https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/rrnoor/pantai-radji-di-bangka-yang-mendunia_54f9177aa3331112678b4830

https://kabarbangka.com/potensi-pantai-radji-untuk-mendunia-luput-dari-perhatian-disparbud-babar/

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Bangka_Island_massacre

Selasa, 15 September 2020

PSBB Ketat DKI Jakarta akan Berdampak ke Daerah Pilkada 2020



DKI Jakarta telah Resmi Menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada hari Senin (14/9/20), Penetapan ini dilakukan karena Peningkatan Angka Penyebaran Wabah Virus Corona atau Covid-19 di Ibu Kota.

Dengan telah ditetapkannya PSBB di Jakarta apakah bisa Menjamin Virus Covid-19 tidak akan menyebar ke Daerah Daerah lain di Luar Jakarta? Saya Rasa tidak akan menjamin, karena apakah Petugas dapat selalu memantau Pergerakan Orang Orang di Jakarta yang Kemungkinan bisa saja sebelumnya sudah terpapar tapi Mereka sudah melakukan Perjalanan ke luar daerah sebelum ditetapkannya PSBB seperti ke Bangka Belitung.

Karena akses Bandara dan Pelabuhan di Bangka Belitung selalu Beroperasi, Memang Petugas Sudah menerapkan Protokol Kesehatan dengan Melakukan Rapid Test dan SWAB, tetapi Bisa saja Virus Covid-19 lolos tanpa diketahui lewat siapa orangnya.

Mengapa Saya Memberi Judul PSBB Ketat DKI Jakarta akan Berdampak ke Daerah Pilkada 2020, seperti yang saya jelaskan di atas bahwa Virus Covid-19 bisa saja sudah lolos duluan ke Bangka Belitung seperti beberapa hari ini saya baca di Media cetak maupun online ada warga yang Positif Covid-19.

Dan Saya Pernah memprediksi akan terjadi serangan Gelombang kedua Covid-19, sepertinya hal ini terjadi. Dan seperti serangan Gelombang Pertama Covid-19 bahwa masa Pandemi Covid-19 akan Berlangsung hingga beberapa Bulan ke depan.

Jika ini terjadi beberapa bulan ke depan, artinya akan bertemu dengan Bulan Desember yang akan dilaksanakannya Pesta Demokrasi Pilkada 2020 di Bangka Belitung.

Nah Dampak dari hal tersebut apakah Pihak Penyelenggara sudah Benar Benar Antisipasi agar Pelaksanaan Pilkada menjadi aman dari Virus Covid-19? Saya sudah membaca di beberapa media bahwa Pihak Penyelenggara akan menerapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat, agar Pemilih yang datang ke TPS Aman dan Terhindar dari Terpaparnya Covid-19. Saya menjadi Pesimis karena akan terjadi Gerombolan atau Berkelompoknya Pemilih sehingga membuka Peluang Terpaparnya Virus Covid-19. Karena seperti yang kita ketahui bahwa Corona bisa saja berada di Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dan untuk Masyarakat yang Ketakutan dengan Corona bisa saja Mereka tidak akan datang ke TPS untuk memilih, karena mereka Lebih memikirkan kesehatan Mereka daripada Mereka Terpapar Covid-19.

Saya juga Berpikir Pihak Penyelenggara seharusnya sudah mulai dari sekarang untuk mensosialisasikan ke Masyarakat Penerapan Protokol Kesehatan saat datang ke TPS untuk memilih.

Dan Juga Pihak Penyelenggara harus berfikir bahwa akan terjadi Dampak dari ditetapkannya PSBB DKI Jakarta ke Daerah Daerah Pilkada. Tingkat Partisipasi Masyarakat untuk memilih akan mengalami Penurunan Drastis karena dihantui ketakutan Terpaparnya Covid-19.

ditulis oleh. Prayudi Kato

Selasa, 28 Juli 2020

Jutaan HP Android Disusupi Virus Jahat, Delete Aplikasi Ini!


Lembaga riset Security White Ops menemukan 19 aplikasi editor foto yang mengandung virus jahat malware. Bila kamu sempat menginstall di ponsel, buruan delete.


Aplikasi ini bekerja dengan membombardir ponsel kamu dengan iklan serta mengalihkan kamu ke situs yang tidak jelas asal usulnya. Parahnya lagi aplikasi ini akan mengelabui pengguna hingga percaya bahwa aplikasi ini tidak bisa digunakan.
Meski begitu, menghapus aplikasi ini tidak akan mudah. Developer merancang aplikasi agar sulit dihapus. Ikon aplikasi akan segera menghilang untuk menyulitkan pengguna untuk menghapusnya.
White Ops menghitung 19 aplikasi ini sudah didownload lebih dari 3,5 juta kali. Berikut ini daftar 19 aplikasi edit foto yang telah dihapus Google dari Play Store dan harus kamu hapus dari ponsel segera:
  1. Auto Picture Cut
  2. Color Call Flash
  3. Square Photo Blur
  4. Square Blur Photo
  5. Magic Call Flash
  6. Easy Blur
  7. Image Blur
  8. Auto Photo Blur
  9. Photo Blur
  10. Photo Blur Master
  11. Super Call Screen
  12. Square Blur Master
  13. Square Blur
  14. Smart Blur Photo
  15. Smart Photo Blur
  16. Super Call Flash
  17. Smart Call Flash
  18. Blur Photo Editor
  19. Blur Image
Melansir dari Phone Arena, Senin (27/7/2020), kamu juga harus hati-hati ketika mendownload aplikasi dari perusahaan bernama Thomas Mary, Kirk Brian dan David Betty. Pasalnya, aplikasi yang mereka buat sering kali palsu.
Aplikasi ini juga akan menggempur ponsel kamu dengan iklan yang agresif dengan proses penghapusan yang rumit.
#PRAYUDIKATO

Minggu, 22 Maret 2020

Informasi Penting Virus Corona COVID-19

Lindungi Diri
Lindungi Sesama


Info Harian


Dilarang Berdekatan dan Dilarang Berkumpul

Dilarang berdekatan dan dilarang berkumpul adalah tindakan penting yang dilakukan untuk menghentikan atau setidaknya memperlambat kecepatan penyebaran virus corona (COVID-19). Dengan melakukannya, orang yang terinfeksi virus, baik yang menunjukkan gejala sakit maupun yang tampak sehat, tidak menularkan virus ke orang-orang sehat. 

Bagaimana melakukannya?

Selama ada perintah warga harus tetap berada di rumah. Lakukan kegiatan dari rumah. Bekerja, belajar dan beribadah di rumah.
Acara-acara besar, seperti pertemuan masyarakat, hiburan, olahraga ataupun bisnis harus ditunda atau dibatalkan.
Mungkin ada yang bertanya: apakah saya boleh ke luar rumah untuk belanja kebutuhan hidup? Bagaimana kalau saya harus berobat? Jawabannya boleh tapi kurangi frekuensi dan waktunya seminimal mungkin. Selalu jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. Jangan bersalaman. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan saat kembali pulang ke rumah.
Khusus untuk orang yang berisiko (orang lanjut usia dan orang yang memiliki masalah kesehatan menahun seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, paru-paru dll.), harus selalu tetap di rumah. Berada di luar rumah, apalagi di tempat umum, sangat berisiko bagi mereka.
Kerja dari rumah saja. Kalau memang betul-betul terpaksa harus ke kantor, jaga jarak minimal 1 meter dan batasi kontak dengan rekan kerja dan patuhi etika bersin/ batuk (tutupi bersin/ batuk dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah).
Jika sekolah anak ditutup sementara, pastikan anak mengikuti instruksi guru untuk belajar di rumah. Jangan biarkan anak pergi luar rumah apalagi ke tempat umum yang ramai orang.
Kalau mengalami gejala virus corona, cari pengobatan medis atau telephon hotline 119 ext. 9. Jika Anda sedang merawat orang sakit di rumah, gunakan masker dan sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
Situasi berkembang cepat. Jadi, lindungi diri, lindungi sesama dan tetap ikuti perkembangan informasi.

LANGKAH PENTING

3 hal yang Anda harus ketahui!


Ketahui Cara Mengurangi Risiko


Cara terbaik mencegah adalah tidak terpapar virus corona. Kebanyakan orang tertular langsung akibat menghirup percikan batuk atau napas orang sakit. Orang juga bisa tertular virus karena menyentuh permukaan benda yang tercemar percikan batuk atau napas orang sakit. Para ahli mengatakan virus corona dapat hidup di permukaan benda selama beberapa jam sampai beberapa hari dan karena itu, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir menjadi sangat penting.
Tips Kebersihan
  1. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik dan ingatkan anak untuk mencuci tangan pakai sabun secara benar. (Gunakan cara mudah mengukur durasi 20 detik, semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x)
  2. Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
  3. Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
  4. Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan.
  5. Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  6. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.

Kurangi Kontak Langsung (Social Distancing)

Ketika orang-orang yang sakit COVID-19 tengah diisolasi tapi menyebarkan virus corona secara cepat ke wilayahnya melalui kontak jarak dekat, maka pola itu disebut sebagai penularan komunitas (community transmission). Semakin meluas penularan komunitas yang terjadi, maka tindakan tambahan perlu dilakukan, yaitu mengurangi kontak antara satu warga dengan warga lain di wilayah itu (social distancing atau di sini akan disebut sebagai mengurangi kontak antarwarga).
Ajang yang mendatangkan keramaian seperti pertandingan bola, konser musik, acara keagamaan dan pertemuan besar sudah ditunda di mana-mana, di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lain.
Termasuk tindakan mengurangi kontak antarwarga adalah mengurangi kegiatan penyuluhan di tempat umum, menutup sekolah dan mengurangi penggunaan transportasi umum yang tidak penting.
Tindakan mengurangi kontak antarwarga dapat ditingkatkan ke tahap yang lebih tinggi dengan pertimbangan penyebaran yang semakin meluas dan dengan mempertimbangkan antara efektivitas dan dampaknya pada masyarakat. Bila penyebaran virus terjadi di lokasi tertentu, tindakan mengurangi kontak antarwarga pertama-tama dilakukan di lokasi-lokasi tersebut dan tidak langsung di tingkat nasional.
Berikut panduan para ahli:
  • Hindari pertemuan besar (lebih dari 10 orang)
  • Jangan pergi ke sarana kesehatan kecuali diperlukan. Bila Anda memiliki anggota keluarga atau kawan dirawat di rumah sakit, batasi pengunjung – terutama bila mereka anak-anak atau kelompok risiko tinggi (lanjut usia dan orang dengan penyakit yang dapat memperberat, misalnya gangguan jantung, diabetes dan penyakit kronis lainnya)
  • Orang berisiko tinggi sebaiknya tetap di rumah dan menghindari pertemuan atau kegiatan lain yang dapat membuatnya terpapar virus, termasuk melakukan perjalanan
  • Beri dukungan pada anggota keluarga (yang tidak tinggal di rumah Anda) ataupun tetangga yang terinfeksi tanpa harus bertemu langsung, misalnya melalui telepon ataupun WA.
  • Ikuti panduan resmi di wilayah Anda yang bisa saja merubah rutinitas termasuk kegiatan sekolah atau pekerjaan
  • Ikuti perkembangan informasi karena situasi dapat berubah dengan cepat sesuai perkembangan penyakit dan penyebarannya.
  • Ingat bahwa bila setiap orang melakukan apa yang harus dilakukan, kita semua dapat melalui ini semua dan kembali ke kehidupan normal.
  • Jika Anda mengalami gejala-gejala infeksi virus corona (COVID-19) buka tautan ini ke Sakit? Ambil tindakan.

Ketahui Informasi yang Benar


Semua orang harus berusaha mengikuti informasi perkembangan tentang penyakit virus corona COVID-19. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 110 negara sejak Desember 2019. Negara-negara yang memiliki banyak kasus telah mengeluarkan regulasi-regulasi baru untuk menghentikan penyebaran virus dan mengatasi KLB (Kejadian Luar Biasa). Penting untuk terus mengikuti pemberitaan terbaru COVID-19 dan jangan terperangkap dalam berita hoax atau informasi yang salah. Anda dapat menyebar informasi yang bermafaat pada keluarga dan tetangga. Dengan media sosial dan aplikasi komunikasi seperti Whatsapp kita dapat tetap berkomunikasi dengan orang tercinta yang tinggal di wilayah berbeda.
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan para ahli di Indonesia dan global masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Informasi berubah cepat dan banyak informasi salah beredar di masyarakat, terlebih lagi di media sosial. Ikuti selalu informasi terbaru dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.

Virus Corona Untuk Orang-orang Berisiko


Sejak virus corona mulai menyebar, kelompok lansia dan orang dengan penyakit menahun (kronis) seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit paru-paru selalu menjadi kelompok yang lebih berisiko untuk mengalami sakit yang lebih serius. Karena itu, mereka harus mendapat penanganan khusus. Pastikan orang-orang berisiko di keluarga atau lingkungan Anda tahu apa yang harus dilakukan. 
  • Jaga jarak (1 meter atau lebih) dengan orang lain 
  • Saat berada di tempat umum, jauhi orang yang sakit, batasi kontak dekat dan sering cuci tangan
  • Sebisa mungkin, jauhi keramaian 
  • Pastikan obat yang harus diminum selalu tersedia 
  • Hindari bersentuhan, jangan bersalaman atau bercium pipi 
  • Bila merasakan gejala– demam, batuk kering, rasa lelah – segera kontak hotline, puskesmas atau rumah sakit rujukan terdekat 
  • Selalu ikuti informasi terbaru dan jangan percaya hoax

Virus Corona Untuk Orang Tua


Akhir-akhir ini berita diramaikan oleh masalah virus corona (COVID-19) dan anak, seperti biasanya, sering melemparkan pertanyaan sulit tentang apa yang akan terjadi. Anak, teristimewa yang remaja sering memanfaatkan media sosial dan di sana banyak informasi yang tidak tepat dan hoax.
Pelajari masalah virus corona (COVID-19) dan bicarakan pada anak dengan tenang. Sampaikan fakta-fakta yang sederhana:
  • Jelaskan hal terpenting yang kita perlu lakukan adalah cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik (Gunakan gara mudah mengukur durasi 20 detik semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x)
  • Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
  • Bila anak masih kecil, bantu dia mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang benar
  • Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
  • Tutup mulut dan hidung dengan siku dilipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan
  • Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  • Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
  • Hindari bersalaman dan sebagai pengganti, lambaikan tangan, salam siku atau beri senyum.
  • Sampaikan pada anak: tidak semua yang dari media sosial itu benar, karena itu jangan langsung dipercaya. Arahkan mereka untuk mendiskusikan dengan orang tua atau guru.

Informasi Virus Corona Untuk Ibu Hamil


Ibu hamil mungkin bertanya-tanya apakah virus corona (COVID-19) akan mempengaruhi Anda dan anak Anda yang belum lahir. Ini adalah virus baru sehingga para ahli masih terus mempelajarinya. Sampai saat ini tidak ada bukti anak di kandungan dapat tertular dari ibunya. Sejak wabah, virus tidak terdeteksi pada ASI.
Ibu hamil perlu menghindari virus corona (COVID-19) dengan mendapatkan fasilitas terpisah dari pasien suspek atau terkonfirmasi COVID-19. Yang lebih penting, ibu hamil harus melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari infeksi virus corona baru (COVID-19).
  • Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik.
  • Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol), bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
  • Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah setelah digunakan. Sesudahnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan
  • Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  • Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung dan mata adalah pintu masuk virus
  • Hindari bersalaman dan sebagai pengganti, lambaikan tangan, salam siku atau beri senyum.
  • Wanita hamil harus terus makan makanan bergizi, cukup minum dan mengunjungi bidan secara teratur.

Informasi Virus Corona Untuk Guru dan Siswa


Guru memainkan peran penting dalam membantu siswa memahami penyakit COVID-19 dan mengatasi kecemasan mereka. Karena itu, guru harus aktif mencari informasi yang benar dan bantu siswa agar tidak terperangkap hoax atau informasi yang salah. Guru harus mencontohkan perilaku-perilaku yang melindungi diri dan orang lain. 
  • Jelaskan hal terpenting yang kita perlu lakukan adalah cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik 
  • Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet. 
  • Bila siswa masih terlalu kecil, bantu dia mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang benar 
  • Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia. Sekolah perlu menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan yang memadai.
  • Tutup mulut dan hidung dengan siku dilipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah yang tertutup setelah digunakan (sekolah perlu menyediakan tempat sampah). Ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan
  • Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  • Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus. 
  • Hindari bersalaman. Sebagai gantinya, lambaikan tangan, atau modifikasi salam lainnya, misalnya salam siku atau beri senyum.
  • Bila guru atau siswa sakit, istirahatlah di rumah. Bacalah bagian bagaimana jika sakit? Guru dan orang tua harus ambil tindakan. (link)  
  • Sampaikan pada anak bahwa tidak semua yang dari media sosial itu benar, karena itu jangan langsung dipercaya. 
  • Ajak siswa membuat poster, menulis puisi atau esai tentang cara melindungi diri dan orang lain. Kenalkan virus corona dan COVID-19 di kelas science. Praktikkan cara menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dan cara bersalaman gaya baru yang aman. Ajarkan cara membuat cairan pembersih tangan (link).
  • Siapkan sejumlah PR yang diberikan pada siswa yang harus istirahat di rumah. 
  • Membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin (minimal 1 kali sehari) dengan desinfektan, khususnya gagang pintu, saklar lampu, komputer, meja, keyboard dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. 
  • Tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi siswa yang tidak masuk karena sakit, serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis kehadiran (jika ada).

Informasi Virus Corona Untuk Tokoh Agama dan Masyarakat


Sebagai tokoh agama dan masayarakat Anda memegang peran penting membantu masyarakat menghadapi KLB (Kejadian Luar Biasa) COVID-19. Anda dapat membantu dengan memastikan semua orang mendapat informasi yang benar dan tidak menyebar hoax atau informasi yang salah. Anda juga dapat membuat WA Group bagi lingkungan setempat agar warga selalu menerima informasi terkini.
  • Sampaikan pesan-pesan kesehatan kunci dan pasang poster-poster (tersedia di ini – link). 
  • Ketahui fakta-fakta dan berbagilah pada sesama untuk membantu mengurangi ketakutan dan kecemasan. 
  • Bantu masyarakat untuk menghindari hoax dan informasi yang salah. 
  • Bantu hilangkan stigma pada kelompok orang yang dipersepsikan sebagai pembawa virus.
  • Bantu agar setiap keluarga dapat memiliki sarana dan mau mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. 
  • Bantu agar warga tahu apa yang harus dilakukan bila mengalami gejala.
  • Identifikasi kelompok warga yang berisiko tinggi: kelompok lansia (lanjut usia) dan mereka dengan penyakit menahun (kronis) seperti diabetes, penyakit jantung, paru-paru dan informasikan cara mengurangi risiko tertular virus corona.

Informasi Virus Corona Untuk Media


Sebarkan pesan-pesan kunci pada setiap berita yang Anda buat. 
Jaga privasi dan kerahasiaan mereka yang mencari pengobatan dan yang tengah yang diinvestigasi.
Sampaikan lebih banyak informasi positif, termasuk fakta bahwa kebanyakan orang berhasil sembuh dari virus corona (COVID-19).
Jadilah pembasmi hoax dan bantu tolong hentikan informasi salah sebelum menyebar terlalu jauh.
Selama KLB (Kejadian Luar Biasa) atau situasi sulit lainnya, sebagian orang suka menyalahkan orang lain dan membuat stigma pada mereka. Orang-orang kemudian menjauhi mereka dan bukan tidak mungkin muncul kekerasan. Dalam masalah COVID-19 orang-orang yang dapat menghadapi stigma antara lain:
  • Mereka dari negeri berisiko tinggi (China, Italia, Korea Selatan dan Iran)
  • Orang-orang yang kerap melakukan perjalanan
  • Tenaga kesehatan yang menangani kedaruratan dan perawatan
Pastikan menggunakan istilah virus corona dan COVID-19 di semua berita yang dibuat agar konsisten.
Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa kontak Hotline 119 ext 9 atau info.go.id

Informasi Virus Corona Untuk Tenaga Kesehatan


COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan para ahli di Indonesia dan global masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Pada jenis virus corona sebelumnya, diketahui penyebaran utamanya adalah dari kontak jarak dekat, orang ke orang melalui jalur pernapasan dari percikan batuk atau bersin (droplets). 
Yang termasuk dalam kategori kontak jarak dekat saat menangani pasien adalah
  • Berada dalam jarak 2 meter dari pasien dengan COVID-19 dalam waktu yang lama 
  • Kontak langsung dengan sekresi pasien dengan COVID-19 yang dapat menginfeksi termasuk sputum, serum, darah, dan droplet dari jalur pernapasan
Menurut WHO gejala utama COVID-19 adalah demam, batuk kering dan rasa lelah. Sejumlah pasien dapat mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, hidung meler, sakit tenggorokan dan diare. Gejala-gejala biasanya ringan dan berkembang secara bertahap. Sebagian orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apapun dan tidak merasa sakit.  
Kebanyakan orang (80%) sembuh tanpa mendapatkan pengobatan khusus. Sementara, 1 dari 6 orang yang menderita COVID-19 mengalami sakit yang serius dan mengalami sesak napas. Kelompok lansia (lanjut usia) dan mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau diabetes berisiko mengalami kesakitan yang lebih serius.

Informasi Virus Corona Untuk Pengusaha dan Bisnis


Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona (COVID-19) telah mempengaruhi kegiatan bisnis di dunia. Dunia hiburan, pariwisata, transportasi adalah sebagian contoh sektor yang terpengaruh. Hal terpenting adalah memastikan karyawan dan pelanggan terlindungi dari penularan virus corona, baik di di tempat kerja, tempat penjualan ataupun tempat umum. 
  • Sampaikan pada karyawan sakit agar istirahat di rumah meski hanya demam ringan batuk atau pilek
  • Bila memungkinkan, atur agar karyawan bekerja dari rumah 
  • Hindari pertemuan besar. Sebagai pengganti bisa lakukan conference calls
  • Pastikan karyawan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir dengan benar, jangan bersalaman dan mengikuti etika saat batuk atau bersin (tutup dengan siku dilipat atau tisu yang langsung dibuang) 
  • Siapkan dispenser cairan pembersih tangan di tempat-tempat penting seperti dekat pintu masuk/keluar, saklar lampu, tempat makan, kasir, toilet dll. 
  • Pastikan sabun dan air mengalir tersedia di toilet. 
  • Identifikasi orang-orang berisiko (link) dan bersama mereka, diskusikan opsi-opsi bekerja (kerja rumah dll.)
  • Buat kebijakan yang lebih fleksibel yang memungkinkan karyawan bekerja dari rumah karena merawat anggota keluarga yang sakit  
  • Hindari perjalanan bisnis dan bila harus, tetap waspada selama perjalanan (lihat melakukan perjalanan)
  • Pasang poster-poster (link) pencegahan COVID-19 di tempat kerja.
  • Secara teratur bersihkan permukaan benda-benda yang sering disentuh karyawan dengan cairan disinfektan, semisal komputer, meja-meja, dan gagang pintu.

Informasi Virus Corona Untuk Melakukan Perjalanan


Virus corona menyebar cepat dan banyak negara memberlakukan regulasi-regulasi baru yang mengatur perjalanan karena itu penting untuk mengikuti informasi terbaru. Bila Anda perlu berpergian dengan kendaraan umum lakukan perilaku kebersihan berikut. 
  • Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir selama 20 detik atau bila sabun dan air tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan (alkohol 60%)
  • Kebanyakan armada penerbangan melakukan tindakan pembersihan dengan disinfektan, namun Anda pun dapat memastikan kebersihan meja dan sandaran tangan dengan dengan lap atau tisu disinfektan lalu membuangnya dengan aman.
  • Saat melakukan perjalanan ke luar negeri, selalu cek informasi mengenai larangan/ pembatasan perjalanan atau regulasi di negeri tujuan dan untuk kembali ke Indonesia.
Ingin tahu lebih lanjut? Silakan klik tautan ini


Ketahui Apa yang Perlu Dilakukan Bila Sakit


Ada banyak tipe virus corona yang dapat menginfeksi manusia, termasuk yang menyebabkan sakit pada saluran pernapasan. Virus corona (COVID-19) adalah penyakit baru, yang disebabkan virus corona yang baru yang sebelumnya tidak pernah ditemukan pada manusia.
Gejala utama adalah demam, rasa lelah dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare, Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap.
Namun bila mengalaminya, tidak berarti Anda terkena virus corona karena gejala-gejala itu mirip dengan flu biasa. Sebagian besar orang yang terinfeksi virus corona akhirnya sembuh. Kelompok lansia (lanjut usia) dan mereka yang memiliki masalah kesehatan memiliki risiko yang lebih besar. Segera kontak sarana kesehatan untuk konsultasikan lebih lanjut.
  • Kelompok lansia (lanjut usia) dan orang dengan masalah kesehatan menahun (kronis) seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit paru berisiko mengalami sakit yang serius.
  • Jika Anda merasa tidak sehat, demam, lelah dan batuk kering, istirahatlah yang cukup di rumah dan cukup minum. Bila keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Jaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota rumah tangga lainnya
  • Pada saat berobat ke fasilitas layanan kesehatan gunakan masker. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup.
Di fasilitas layanan kesehatan
  • Tenaga kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening suspect. Jika memenuhi kriteria suspek virus corona (COVID-19), Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan yang siap menanganani COVID-19.
  • Jika tidak memenuhi kriteria suspek, Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter.
Jika Anda Sehat, namun jika dalam 14 hari terakhir Anda melakukan perjalanan ke negara terjangkit COVID-19 atau merasa pernah kontak dengan penderita:
Segera Hubungi Hotline Center Corona 119 ext 9.

Masker: mitos dan fakta

Saat KLB (Kejadian Luar Biasa) semua orang ingin melakukan sesuatu yang membuat diri dan keluarganya aman dan terlindungi. Menggunakan masker terkesan logis dan naluriah untuk melindungi diri namun para ahli menemukan bahwa kebanyakan orang tidak memahami cara menggunakan masker yang benar dan secara tidak sengaja dapat mencemari dirinya karena menyentuh bagian luar masker saat melepas dan menyentuh wajah setelahnya atau tidak membuang masker secara benar.
WHO menyarankan penggunaan masker yang rasional untuk menghindari kesia-siaan sumber daya yang berharga dan penggunaan masker yang keliru.
  • Gunakan masker bila batuk atau bersin-bersin
  • Masker hanya efektif bila dikombinasikan dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan (min alkohol 60%)
  • Bila menggunakan masker, maka gunakan secara benar dan membuangnya secara benar pula.

Memakai masker yang tepat

Masker digunakan oleh orang yang batuk atau bersin atau sedang merawat suspek COVID-19. WHO memberikan panduan sbb.
  • Sebelum memasang masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)
  • Pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung dan pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker
  • Hindari menyentuh masker saat digunakan. Bila tersentuh, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)
  • Ganti masker yag basah dengan masker baru dan jangan gunakan kembali masker yang sudah dipakai
  • Untuk membuka masker: lepaskan dari belakang. Jangan sentuh bagian depan masker; buang segera di tempat sampah tertutup atau kantong plastik; cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%).

Protokol Isolasi Diri Sendiri Dalam Penanganan Coronavirus Diseases (COVID-19)


Jaga Keluarga Dan Bangsa Indonesia Dengan Mencegah Penularan COVID-19



Surat Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah





Protokol Penanganan COVID-19 di Wilayah Perbatasan Indonesia

Protokol Penanganan COVID-19 di Area dan Transportasi Publik

Protokol Penanganan COVID-19 di Area Institusi Pendidikan

Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19

Protokol Komunikasi Publik Penanganan COVID 19

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat


Cuci Tangan Pakai Sabun



Cara Memakai Masker yang Benar


Etika Batuk yang Baik


Tips Mengenali dan Mencegah Corona Virus


Pesan Bagi Petugas Kesehatan tentang Covid 19


Selamatkan Nyawa, Bersihkan Tangan Anda


Tips Tetap Sehat Saat Perjalanan



Tips Tetap Sehat saat Bepergian



Mengatasi Stres Selama Wabah COVID-19


Tips di Tempat Kerja: Check Sebelum Bepergian


Tips Mempersiapkan Tempat Kerja Aman COVID-19


Tips di Tempat Kerja: Mematuhi Larangan Setempat


Bersihkan Semua Permukaan dengan Disinfektan


Tips di Tempat Kerja: Rajin Mencuci Tangan


Tips di Tempat Kerja: Menjaga Kebersihan Pernapasan


Sistem Bekerja dari Jarak Jauh


Penderita Batuk & Demam Harus Beristirahat di Rumah


A3 Poster Know How to Reduce Risk


Lindungi Diri Lindungi Sesama for Facebook


sumber: https://www.covid19.go.id/

Gas Melon ohh Gas Melon.. Langka di Kota Mentok

Penulis.  Bambang Prayudi (Calon Anggota DPRD Bangka Barat, Dapil I kecamatan Mentok) Nomor Urut 8 Dari Partai DEMOKRAT Sudah Beberapa Pekan...